Zakat
Zakat: Wujud Kepedulian untuk Sesama
Zakat merupakan salah satu pilar utama dalam Islam yang mencerminkan kepekaan sosial dan cinta kasih antar sesama. Lebih dari sekadar kewajiban, zakat adalah bentuk nyata kepedulian dan empati kepada mereka yang membutuhkan. Dengan menunaikannya, umat Islam turut berperan dalam menciptakan keseimbangan ekonomi dan menghapus kesenjangan sosial di tengah masyarakat.
Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60, zakat diperuntukkan bagi delapan golongan yang berhak menerimanya, seperti fakir miskin, amil zakat, dan orang yang berjuang di jalan Allah. Ketentuan ini menunjukkan betapa Islam mengatur distribusi kekayaan secara adil agar kemakmuran tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, melainkan menyebar ke seluruh lapisan umat.
Menunaikan zakat juga menjadi sarana penyucian harta dan hati. Saat kita memberi, sejatinya kita sedang menguatkan ikatan persaudaraan dan menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Keberkahan zakat bukan hanya dirasakan oleh penerimanya, tetapi juga kembali kepada pemberi dalam bentuk ketenangan batin dan rezeki yang semakin berkah.
Untuk memperdalam makna kepedulian dan memperkuat keimanan, mari bergabung dalam Channel Eksklusif Keteguhan Iman melalui tautan https://shorturl.at/j9NBK. Di sana, berbagai inspirasi dan renungan islami disajikan untuk menguatkan hati dalam beribadah dan berbuat kebaikan di jalan Allah.